Syuting di Solo, Film Srimulat: Hil yang Mustahal Kental dengan Era 80-an

Jakarta- Sudah tayang di bioskop sejak 19 Mei 2022 kemarin, film Srimulat: Hil yang Mustahal bangun cerita yang kental dengan era 80-an.

Digarap oleh rumah produksi jagoan MNC Pictures dan IDN Pictures, film Srimulat: Hil yang Mustahal ini melakukan proses syuting yang panjang di Solo. Alasan memilih Solo sebagai lokasi syuting adalah karena di kota budaya inilah grup lawak Srimulat pertama kali lahir dan muncul di tengah masyarakat.

Beberapa wilayah yang jadi lokasi syuting Srimulat: Hil yang Mustahal antara lain adalah Sriwedari, Pasar Gede, dan kampung Penumping. Dalam proses syutingnya pun, tak sedikit warga Solo yang dilibatkan sebagai figuran.

Karena kisah ini berlatar tahun 80an, maka perlu ada nuansa yang sama di film yang didukung oleh Bank Neo Commerce ini. Walau mendesain serta membangun set era 80-an bukanlah hal yang mudah, tapi lewat tangan dingin Ananta Harshawarhana sebagai Art Director dan tim, hal itu dapat diwujudkan dengan sangat baik.

"Set original Kota Solo di tahun 80-an itu sudah sangat minim, hanya peninggalan-peninggalannya saja yang mungkin bisa kita touch pulang untuk kembali ke era 80-an", ungkap Ananta Harshawarhana.

Dibungkus secara spesial dan apik oleh penulis sekaligus sutradara Fajar Nugros, film biopik komedi Srimulat: Hil yang Mustahal ini sedang tayang di bioskop. Yuk, saksikan kocaknya Bio One sebagai Gepeng hingga Ibnu Jamil sebagai Tarsan hanya di Srimulat: Hil yang Mustahal.